From Yovi Ardiansyah
Untuk Adek
Fivi Aledia
Ada sesuatu yang ingin abang sampaikan ke adek.
Bukan cuma tentang apa yang sedang adek tunggu hari ini, tapi juga tentang perjalanan adek setelah ini.
Jadi baca pelan-pelan ya.
Nasihat pertama
Jangan terlalu keras kepada diri sendiri.
Adek nggak harus selalu kuat. Adek juga nggak harus selalu terlihat baik-baik saja.
Kalau capek, istirahat. Kalau sedih, nggak apa-apa untuk mengakuinya. Yang penting jangan berhenti untuk kembali mencoba.
Nasihat kedua
Jangan bandingkan perjalanan adek dengan orang lain.
Setiap orang punya waktunya masing-masing. Ada orang yang lebih cepat, ada yang membutuhkan waktu lebih lama.
Jangan merasa tertinggal hanya karena melihat orang lain sudah lebih dulu sampai.
Nasihat ketiga
Kalau suatu hari adek gagal...
Jangan langsung menganggap diri sendiri tidak mampu.
Gagal dalam satu hal bukan berarti adek adalah orang yang gagal. Kadang sebuah kegagalan cuma sedang mengarahkan kita ke jalan yang berbeda.
Nasihat keempat
Jangan takut memulai lagi.
Ada kalanya sesuatu yang kita perjuangkan ternyata tidak berjalan seperti yang kita mau.
Kalau itu terjadi, jangan malu untuk memulai dari awal. Memulai kembali bukan berarti kembali menjadi orang yang sama. Adek memulai dengan pengalaman yang sudah didapat sebelumnya.
Nasihat kelima
Jangan lupa sama orang-orang yang selalu mendukung adek.
Ketika nanti adek berhasil mencapai sesuatu yang besar, jangan lupa siapa saja yang pernah menemani adek ketika masih berjuang.
Tetap rendah hati. Tetap menghargai orang lain. Dan jangan merasa lebih tinggi hanya karena sedang berada di tempat yang lebih tinggi.
Nasihat keenam
Kejar masa depan, tapi jangan lupa menikmati hari ini.
Kadang kita terlalu sibuk memikirkan apa yang akan terjadi sampai lupa bahwa hari ini juga merupakan bagian dari perjalanan hidup.
Nikmati hal-hal kecil. Nikmati waktu bersama orang yang adek sayang.
Nasihat ketujuh
Jangan kehilangan diri sendiri demi memenuhi harapan orang lain.
Dengarkan nasihat orang lain, tapi tetap belajar mengenal apa yang sebenarnya adek mau.
Karena yang akan menjalani kehidupan adek adalah adek sendiri.
Nasihat kedelapan
Kalau nanti hidup terasa berat lagi...
Ingat bahwa adek pernah melewati masa-masa sulit sebelumnya.
Jadi ketika nanti datang masalah baru, jangan langsung berpikir bahwa adek tidak akan sanggup. Lihat ke belakang sebentar. Adek sudah pernah melewati banyak hal.
Nasihat kesembilan
Tetap jadi Fivi yang abang kenal.
Apa pun yang nanti berubah, apa pun pencapaian yang nanti adek dapatkan, jangan sampai membuat adek kehilangan kebaikan yang ada dalam diri adek.
Karena menjadi orang baik jauh lebih berharga daripada sekadar terlihat berhasil.
Dari abang
Abang mungkin nggak selalu punya jawaban untuk semuanya.
Tapi kalau suatu hari adek merasa bingung, capek, takut atau nggak tahu harus cerita ke siapa...
Semoga adek tetap ingat kalau abang selalu bisa jadi tempat adek pulang untuk cerita.
Tentang hari ini
Semua yang adek tunggu sebentar lagi akan terlihat.
Abang tahu mungkin sekarang adek sudah mulai penasaran.
Tapi abang sengaja bikin adek membaca semua ini dulu. Karena abang ingin adek tahu bahwa apa pun hasilnya nanti, ada satu hal yang tidak berubah.
Abang tetap bangga sama adek.
Sebentar lagi
Adek...
Setelah semua nasihat abang yang panjang ini...
Setelah semua perjuangan, rasa takut, rasa penasaran, dan semua hal yang sudah adek lewati...
Sekarang waktunya melihat jawabannya.
Jangan takut.
Selamat
Fivi Aledia
LULUS.
Satu perjalanan selesai. Perjalanan baru dimulai.
made with Yovi Ardiansyah